Tugas1informatika(Rhafizain/Kelas 10 TKR 4/Absen 14)

Sejarah Kali Banger Probolinggo 


*Sejarah Kali Banger di Probolinggo: Sungai Berdarah yang Mengubah Nama Kota*

Kali Banger, sebuah sungai yang mengalir di tengah kota Probolinggo, Jawa Timur, memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Nama "Banger" sendiri diyakini berasal dari kata "banger" yang berarti "anyir" atau "bau tidak sedap" dalam bahasa Jawa, karena air sungai ini konon memiliki bau yang tidak enak akibat darah dan mayat-mayat yang terjadi pada perang Paregreg.

Pada zaman Majapahit, Banger merupakan pedukuhan kecil di bawah pemerintahan Akuwu di Sukodono. Nama Banger sendiri disebutkan dalam buku Negarakertagama karya Mpu Prapanca. Banger kemudian berkembang menjadi Pakuwon dan menjadi kancah perang saudara antara Bre Wirabumi (Blambangan) dengan Prabu Wikramawardhana (Majapahit) yang dikenal dengan "Perang Paregreg".

Kali Banger juga memiliki kisah legenda tentang Damarwulan dan Minakjingga, di mana Damarwulan berhasil mengalahkan Minakjingga di tepi Kali Banger. Sungai ini kemudian menjadi merah oleh darah Minakjingga. Pada tahun 1770, nama Banger diubah menjadi Probolinggo oleh Tumenggung Djojonegoro, yang juga dikenal sebagai Kanjeng Djimat.

Dengan sejarah yang kaya dan legenda yang menarik, Kali Banger menjadi salah satu situs sejarah yang penting di Probolinggo. Mari kita lestarikan dan kenang sejarah ini! 

Komentar